Kamis, 18 September 2014

Travelling : Masa Pendidikan Dasar dan Menengah (1)

Saya bukan tipe orang yang suka travelling. Jika ada kuesioner atau test kepribadian, hampir pasti saya akan menuliskan atau memilih pekerjaan yang berada di dalam ruangan, bukan kerja-kerja yang menuntut kita banyak di lapangan.

Namun tidak semua pilihan kita selalu sejalan dengan fakta pekerjaan kita. Ada pos-pos yang terkadang kita 'dipaksa' di sana dan konsekuensinya kita harus banyak melakukan perjalanan dan pekerjaan-pekerjaan luar ruangan, yang jelas-jelas bukan jiwa kita.

Saya terlahir di sebuah kota kecil di Jawa Tengah: Klaten. Desa tempat kelahiran saya bahkan masih 15 kilometer lagi dari pusat kota, desa yang berada di antara-antara bukit-bukit yang menggersang jika musim kemarau.

Pernikahan adalah Perjalanan Melangkah ke Depan

Sahabat...
Secara berkala kita memang harus selalu menyediakan waktu
untuk berhenti dan menepi sejenak dari riak-riak kesibukan dan rutinitas kita
Sejenak saja
Untuk melihat jejak-jejak langkah yang telah kita lewati.

Pernikahan adalah perjalanan melangkah ke depan
Dulu saat kita akan menikah
kita mempunyai bayang-bayang yang ideal tentang calon pasangan kita
Yang kita bentuk adalah sosok yang sempurna
Maka setelah engkau menikah, lupakan itu semua.

Kini saatnya meniti langkah-langkah ke depan bersamanya
Yang kita perlukan adalah penyesuaian-penyesuaian dengan dan tentang nya
Jangan engkau kira ia pun dulu tak mempunyai sosok ideal pasangan 
yang menjadi harapannya
Ia pun seperti mu

Selasa, 12 Agustus 2014

Fraud Dalam Keluarga

Temans, Bang Napi dulu sering menyampaikan dan mengingatkan kita dalam reportasenya bahwa kejahatan itu ada karena adanya niat dan kesempatan. Dalam pengetahuan saya yang dangkal ini, apa yang kita kenal dengan nama fraud (penipuan, penggelapan, kecurangan) adalah merpuakan bagian lain dari bentuk-bentuk kejahatan.

Kejahatan bisa terjadi dimana-mana, dengan berbagai bentuk dan ragamnya. Bahkan dalam keluarga, orang tua bisa menjahati anak, anak jahat kepada orang tuanya, dan tidak sedikit suami menjahati istrinya atau pun sebaliknya. Kita berbincang tentang fraud sejenak ya, agar seperti kata Bang Broery Pesolima dulu : 'Jangan sampai ada fraud di antara kita'

Jumat, 06 Juni 2014

Jalan-Jalan ke Bantimurung, Maros

Sabtu, 31 Mei 2014 kemarin saya beserta istri dan ragil saya, berkesempatan untuk berjalan-jalan ke Taman Nasional Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan. Tujuan utama adalah mengantarkan kepindahan tugas belahan hati saya, dari Makassar ke Palu. Momen tersebut kami manfaatkan sekalian untuk menikmati wisata di area sekitar Makassar.

Berbekal sepeda motor yamaha mio, pinjaman dari teman istri saya, kami bertiga 'berpetualangan' dari makassar menuju bantimurung, daerah yang sama sekali kami belum pernah ke sana. Tentu saya terlebih dahulu telah mensurveynya melalui aplikasi google map di android. Andalan saya jika hendak mencari suatu daerah atau lokasi.

Jumat, 02 Mei 2014

Kena Saraf Kejepit, Begini Cara Pengobatannya

Merry Wahyuningsih - detikHealth


Jakarta, Sering bekerja duduk, membungkuk, dan mengangkat beban berat bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami saraf terjepit. Jangan dibiarkan, karena bila telanjur parah saraf terjepit bisa menyebabkan kelumpuhan. Lalu bagaimana pengobatannya?

Saraf kejepit dalam ilmu kedokteran dikenal dengan istilah Hernia Nucleus Pulposus (HNP). Hernia Nucleus Pulposus (HNP) adalah suatu kondisi di mana bantalan tulang belakang mengalami robekan cincin annulus fibrosus yang mengakibatkan nucleus pulposus (bagian tengah bantalan) menonjol keluar.

dr Muki Partono, SpOT menjelaskan HNP secara umum disebabkan oleh hukum wear and tear. Risiko penyakit ini meningkat pada orang-orang dengan aktivitas banyak duduk, membungkuk, dan mengangkat beban berat. Seseorang dengan posisi tidur miring ke kanan atau ke kiri juga akan mengalami tekanan meningkat tiga kali lipat. Selain itu, ada juga faktor genetik seperti seseorang yang mengalami kekurangan protein prostaglandin.